Jumat, 20 November 2020

Pengalaman TOMER di Ankara University ( Kursus Bahasa Turki )

Ketika sudah mendapatkan surat LoA (Letter of Acceptance) dari Ankara university, aku pun di arahkan untuk Kursus Bahasa Turki terlebih dahulu sebelum memasuki kuliah. Kursus Bahasa Turki biasanya akan kursus di tempat universitas yang akan kamu tuju, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk bisa Kursus Bahasa Turki di tempat lain tetapi tempat itu harus yang mempunyai sertifikasi untuk di akui di universitas yang kamu tuju, agar bisa diterima sertifikat Bahasa Turki mu di universitas yang kamu tuju nantinya. 

Kursus Bahasa Turki juga disebut dengan nama TOMER biasanya kusus ini selama 1 tahun yang terdiri dari level A1, A2, B1, B2, dan level tertinggi yaitu C1. Untuk TOMER ( Kursus Bahasa Turki ) itu pengajarnya dari Orang Turki langsung jadi bisa berinteraksi dengan mereka dan pelan-pelan kamu pun bisa beradaptasi dengan Bahasa Turki. Kamu juga akan dapat banyak teman - teman Internasional dari berbagai negara seperti Malaysia, Korea, Thailand, Rusia, Palestina dan masih banyak negara lain nya yang akan kamu jumpai untuk belajar Bahasa Turki juga bersama. Karena pengajar TOMER ( Kursus Bahasa Turki ) sudah terbiasa menghadapai para pelajar internasional dan mempunyai sertifikasi untuk bisa mengajari mahasiswa asing jadi jangan takut kalau tidak bisa berkomunikasi dengan mereka di awal, kamu akan dibantu dan diarahkan dengan mereka. 


                             ( Suasana ketika kelas TOMER berlangsung di Ankara University )


Pengalaman ku saat TOMER ( Kursus Bahasa Turki ) di Ankara University, itu pengalaman yang tidak bisa terlupakan dan momen yang paling bisa santai ketika di Turki, kenapa? Karena saat ini seperti ketika saat duduk di bangku sekolah yang membedakan hanya akan belajar satu pelajaran saja yaitu pelajaran Bahasa Turki, setiap hari ( Senin - Jum'at ) berangkat ke kelas TOMER dari jam 09.00 - 15.00 ( Untuk waktu biasanya tergantung tempat TOMER jadi bisa berbeda-beda ). Ketika itu aku diajarkan oleh hoca ( Sebutan guru di Bahasa Turki ) bernama Fikriye Hoca yang sangat enerjetik dan ramah sekali kepada para pelajarnya, pada saat itu kelas berisi sekitar 20 pelajar internasional. Setiap hari akan belajar seperti Reading, Writing, Listening dan Speaking Bahasa Turki dengan berbagai metode seperti mengerjakan latihan, games, menonton, persentasi dsb. Setiap level biasanya sekitar 2,5 bulan untuk bisa test dan lanjut ke level berikutnya. Untuk naik level akan di test 4 bagian yaitu Reading, Writing, Listening dan Speaking Bahasa Turki Jika tidak naik level bagaimana? Mengulangi level tersebut dan test untuk naik level lagi. Kebanyakan siswa di TOMER akan terus lanjut level nya yang penting rajin memperhatikan guru, mencatat dan latihan. 

                                    ( Ketika kegiatan persentasi masing - masing negara )


Banyak pengalaman multikultural yang kamu bisa dapetin ketika waktu TOMER karena biasanya juga ada berbagai acara seperti memakai baju khas masing - masing negara, membawa makanan tradisional negara masing - masing, memainkan musik negara masing - masing dan masih banyak lagi. Tapi ini opsional jika kamu tidak membawa baju atau makanan khas Indonesia iya gapapa juga. Saran dari aku kalo bisa setidaknya bawa baju batik ketika kamu ke luar negeri, ketika ada acara Internasional kamu bisa memakainya untuk menunjukkan Indonesia atau jika kamu bisa bawa hal lain dari Indonesia juga akan sangat bagus! Ini akan memperbanyak relasi kamu ketika di luar negeri. Tidak dipungkiri banyak orang di luar negeri tertarik dan terkagum dengan berbagai macam uniknya barang dan makanan khas Indonesia.

Setelah mendapatkan sertifikat C1 menandakan kelas TOMER berakhir, dan akan melanjutkan perkuliahan di Turki. Begitulah kira - kira pengalaman TOMER yang sering dirasakan pelajar Indonesia yang berada di Turki. 

Senin, 02 November 2020

Kehidupan Mahasiswa Indonesia di Turki

Siapa yang tidak ingin kuliah di luar negeri, pastinya orang - orang yang ingin menimba ilmu di luar negeri mempunyai berbagai alasan tersendiri untuk melanjutkan studi di luar negeri. Kali ini aku akan membagikan bagaimana suka duka kehidupan kuliah di luar negeri yaitu negara Turki yang pada umumnya beginilah yang dialami pelajar / mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri teutama Turki. Kehidupan sebagai mahasiswa di Turki bisa dibayangkan seperti naik roller coaster, ada dimana saat sedang turun dan naik. Maksudnya seperti apa? Jadi mahasiwa Indonesia di Turki ada dimana saat turun seperti:

1. Home sick, kangen Indonesia dan rumah biasanya sering dirasakan saat awal - awal baru adaptasi hidup di luar negeri. Tetapi hal ini akan menjadi proses pembelajaran yang pastinya akan membuat kamu semakin dewasa dan lebih menghargai momen ketika balik ke Indonesia.

2. Menjadi kaum minoritas, tetapi ini akan menjadi sedikit bagian dari duka ketika kamu tidak cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. 

3. Sulitnya menemukan makanan Indonesia kesukaan, ini merupakan aspek duka yang sering menjadi keluhan para pelajar Indonesia yang kuliah di luar negeri tetapi jangan terlalu panik karena biasanya sering di adakan acara memasak makanan indonesia dari organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia bahkan Kedutaan Besar Republik Indonesia juga mengadakan beberapa acara yang menyajikan makanan Indonesia jadi kangen makanan indonesia akan terobati. 

4. Selanjutnya yang sering di alami pelajar Indonesia yang berada di Turki adalah permasalahan bahasa yang akan dihadapi ketika belajar dan hidup di tengah masyrakat Turki karena bahasa Turki memiliki grammar (susunan kata) yang berbeda dengan bahasa Indonesia. Jika struktur kalimat dalam bahasa Indonesia adalah SPOK (Subjek, Predikat, Objek dan Keterangan), struktur kalimat bahasa Turki adalah kebalikan dari struktur bahasa Indonesia yaitu KOPS (Keterangan, Objek, Predikat dan Subjek). Biasanya pelajar Indonesia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terbiasa dengan struktur bahasa Turki tapi jangan khawatir ketika kamu sudah hidup di Turki akan terbiasa seiring waktu. 


( Suasana di depan Blue Mosque, Istanbul, Turki saat musim dingin )


5. Ketika sudah berada di Turki akan berpindah ke negara dengan empat musim, tidak jarang mahasiswa Indonesia yang kaget dan sakit ringan karena fisiknya belum mampu beradaptasi dengan kondisi di Turki khususnya ketika musim dingin telah tiba, tetapi biasanya ini juga momen yang ditunggu para pelajar Indonesia untuk menikmati dan bermain salju yang tidak bisa di dapatkan di Indonesia jadi harus bisa tetap menjaga kondisi kesehatan sendiri ketika berada di luar negeri. 

Bagaimana ketika saat naik seperti:

1. Menjadi Mandiri

Kuliah di luar negeri akan membuat kamu menjadi lebih mandiri. Mau tidak mau kamu harus mandiri karena di luar negeri kamu tentu saja jauh dari keluarga dan saudara, hidup di lingkungan baru akan membuatmu melakukan segala sesuatu dengan sendiri, namun hal ini sangat membantumu untuk menjadi pribadi yang jauh lebih mandiri. 

2. Semakin Mudah Beradaptasi 

Kuliah di luar negeri menuntut kamu untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan baru, budaya berbeda, bahasa yang tentunya juga berbeda. Karena itu kamu akan semakin mudah beradaptasi jika bertemu dengan lingkungan baru dan tentunya pasti akan lebih menjadi pribadi yang open minded atau mau menerima perubahahan dan hal - hal baru, kamu sekalian belajar akan arti toleransi.

3. Memperkaya Pengalaman 

Hidup di luar negeri akan memperluas jaringan dengan orang - orang dari berbagai belahan dunia yang akan membuatmu akan banyak sekali pengalaman baru, dibandingkan jika kamu hanya tinggal di Indonesia.

4. Traveling dengan Mudah

Traveling adalah kegiatan favorit pelajar Indonesia yang berada di Turki karena setiap daerah di Turki memiliki ke unikan masing - masing dan akses untuk berpergian jauh lebih mudah karena transportasinya sangat beragam seperti kereta cepat, bus yang sangat banyak jam nya untuk siap pergi ke berbagai daerah, kapal maupun pesawat. Posisi Turki jug dekat dengan Eropa yang memudahkan untuk pergi ke negara Eropa lainnya.

5. Meningkatkan Kemampuan Bahasa Asing

Kuliah ke luar negeri itu ibarat les bahasa asing gratis 24 jam, kemampuan bahasa asing kamu dijamin meningkat pesat. Karena kamu akan terbiasa menggunakan bahasa tersebut dalam komunikasi sehari - hari sehingga kemampuan bahasa asingmu akan meningkat. Dibandingkan kursus bahasa asing di Indonesia harus memakan biaya yang mahal, karena ketika kamu kuliah di luar negeri secara gak langsung udah kursus bahasa asing gratis dan pasti bisa walaupun awalnya masih terbata - bata.

Itulah berbagai suka duka jika kamu memilih kuliah di luar negeri, yang pasti kaya akan ilmu dan pengalaman baru, apalagi selagi muda harus banyak cari pengalaman ya! Tetapi ingatlah untuk kembali ke Indonesia kembali dan berkontribusi untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Pengalaman TOMER di Ankara University ( Kursus Bahasa Turki )

Ketika sudah mendapatkan surat LoA (Letter of Acceptance) dari Ankara university, aku pun di arahkan untuk Kursus Bahasa Turki terlebih dahu...